Harga Emas Awal Pekan Naik, Apakah Masih Jadi Investasi Favorit?

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas

Harga Emas

Jakarta, Newsline.id — Harga emas batangan di awal pekan ini kembali menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data perdagangan Senin (23/8/2025), harga emas Antam naik Rp5.000 per gram menjadi Rp1.250.000 dari posisi akhir pekan lalu. Kenaikan ini turut dipengaruhi pergerakan harga emas dunia yang berada di level USD 2.450 per troy ounce, mendekati rekor tertingginya tahun ini.

Analis pasar komoditas, Dwi Santoso, menyebut kenaikan harga emas dipicu oleh melemahnya dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian global. “Investor cenderung mencari aset safe haven seperti emas ketika kondisi ekonomi dunia tidak pasti. Hal ini yang mendorong permintaan emas tetap tinggi,” ujarnya.


📈 Emas Masih Jadi Pilihan Aman

Di tengah volatilitas pasar saham dan kripto, emas tetap dianggap investasi paling stabil. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, minat masyarakat terhadap emas batangan terus meningkat terutama dari kalangan investor ritel.

Bagi banyak orang, emas dianggap sebagai penyimpan nilai (store of value). Nilainya jarang tergerus inflasi, dan bisa dijual kembali dengan mudah.

“Emas bukan instrumen untuk cuan cepat, tapi untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang,” kata Dwi.


⚖️ Tantangan: Investasi Emas vs Instrumen Lain

Meski demikian, sejumlah analis menilai emas kini harus bersaing dengan instrumen lain yang lebih agresif. Generasi muda banyak beralih ke saham dan kripto yang menawarkan keuntungan lebih tinggi meski dengan risiko besar.

Namun, bagi investor konservatif, emas masih dipandang aman. Terutama saat gejolak geopolitik meningkat, harga emas cenderung melonjak.


🔮 Prediksi Harga ke Depan

Beberapa lembaga riset memperkirakan harga emas dunia masih bisa menembus level USD 2.500 per troy ounce dalam beberapa bulan ke depan, jika bank sentral global menahan penurunan suku bunga dan ketidakpastian ekonomi berlanjut.

Baca Juga  Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi ESQ Demi Petakan Potensi SDM Ekraf Koperasi

Di Indonesia sendiri, tren kenaikan emas diperkirakan akan berlanjut seiring melemahnya rupiah terhadap dolar AS.


✅ Kesimpulan

Kenaikan harga emas awal pekan ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi investasi favorit bagi banyak kalangan, terutama bagi mereka yang mengutamakan keamanan aset dibanding keuntungan cepat.

Meski demikian, investor perlu menyesuaikan portofolio dengan profil risikonya. Bagi yang berani ambil risiko, saham dan kripto bisa menjadi alternatif. Namun, emas tetap tak tergantikan sebagai benteng utama menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Berita Terkait

Mangrove Festival 2025: Indonesia Perkuat Konsolidasi Nasional Rehabilitasi Ekosistem Mangrove
Hati-Hati dengan Phishing! Modus Penipuan Lewat Email dan WhatsApp
Begini Cara Memilih Mobil Bekas yang Masih Layak Pakai
Bagaimana Estetika Otomotif Berubah dari Masa ke Masa
SUV Terbaru 2025: Deretan Mobil Gagah dengan Teknologi Terkini
Meriahnya Jazz Gunung Bromo 2025: Ketika Musik, Kabut, dan Budaya Menjadi Satu Cerita Tak Terlupakan
Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis Pariwisata Lewat Business Matching di Malaysia
Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi ESQ Demi Petakan Potensi SDM Ekraf Koperasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 23 August 2025 - 19:39 WITA

Harga Emas Awal Pekan Naik, Apakah Masih Jadi Investasi Favorit?

Friday, 1 August 2025 - 17:50 WITA

Mangrove Festival 2025: Indonesia Perkuat Konsolidasi Nasional Rehabilitasi Ekosistem Mangrove

Friday, 1 August 2025 - 17:42 WITA

Hati-Hati dengan Phishing! Modus Penipuan Lewat Email dan WhatsApp

Friday, 1 August 2025 - 17:39 WITA

Begini Cara Memilih Mobil Bekas yang Masih Layak Pakai

Friday, 1 August 2025 - 17:34 WITA

Bagaimana Estetika Otomotif Berubah dari Masa ke Masa

Berita Terbaru

Harga Emas

Uncategorized

Harga Emas Awal Pekan Naik, Apakah Masih Jadi Investasi Favorit?

Saturday, 23 Aug 2025 - 19:39 WITA